Petronas
Sabtu, 23 April 2011
Posted by apurie in Kuala Lumpur, sport, Trave, Travelling
Inggris Habis
Kamis, 08 April 2010
Untuk musim ini tidak ada wakil klub Inggris di Liga Champion menyusul rontokmya 4 wakil tim Inggris yang merupakan tim Big Four di Liga Premier Inggris. Padahal di musim-musim sebelumnya, klub Inggris menjadi wakil di Liga Champion setidaknya di fase semi final. Liverpool mengawali rontoknya klub Inggris disusul Chelsea yang kalah oleh Inter Milan. Arsenal menyusul di fase 8 besar setelah dibantai Barcelona yang kemudian diikuti oleh Manchester United sehari kemudian.
MU yang unggul 3 gol di babak pertama tak bisa membantu untuk lolos ke semi final setelah Bayern Munchen mengejar 2 gol tandang, meski kalah 3-2 namun Bayern Munchen unggul gol tandang dan lolos ke semi final menantang wakil Perancis, Lyon.
Rontoknya MU tak lepas dari kartu kuning kedua yang berujung kartu merah untuk pemain bertahan Rafael. Pemain muda ini melakukan pelanggaran yang sangat tidak perlu, sepertinya Rafael memang perlu jam terbang yang lebih tinggi. ‘Hijau’nya Rafael tak bisa menanggung pertandingan sekrusial itu.
Tim Big Four Inggris yang kini sudah rontok, semoga tidak menular ke ajang Piala Dunia 2010 Juni-Juli nanti. Inggris memang punya tim berkelas sekelas Chelsea, MU, Liverpool atau Arsenal, tapi untuk ajang internasional prestasi The Three Lions belum bisa berbicara banyak.
Inggris ironis, Inggris habis.
Seberapa Pantas?
Rabu, 02 Desember 2009
Posted by apurie in sport
Di blog sebelah saya pernah menyinggung soal prinsip sebuah keberuntungan, prinsip tersebutlah yang saya percaya hingga kini setidaknya formula yang termanjur yang pernah saya alami. Formula khusus untuk menjemput keberuntungan. Pertanyaan besar ketika kita mengharapkan sesuatu, pingin punya mobil, pingin pingin jadi PNS, pingin naik Haji, pingin jadi blogger terkenal, pingin blognya rame pengunjung, PANTASKAH KITA?
Pantaskah kita punya mobil sedangkan rumah saja masih ngontrak?
Pantaskah punya Blackberry bila ternyata masih gaptek?
Pantaskah jadi PNS bila belum bisa disiplin dan loyal?
Pantaskah dapat rejeki banyak sedangkan sedekah saja masih berat hati?
Pantaskah menyandah gelar Haji bila sikapnya belum mencerminkan seorang Haji?
Pantaskah punya blog ramai pengunjung bila malas blogwalking dan update artikel?
Sebelum mengharapkan sesuatu alangkah bijak bila memantaskan diri terlebih dahulu, bertanya kepada diri sendiri, seberapa pantas?
Saat ini Lionel Messi memang pantas menjadi peraih Ballon d’Or sebagai pemain terbaik Eropa setelah tahun kemarin berada di posisi kedua di bawah Cristiano Ronaldo. Bahkan periode kali ini Lionel Messi jauh mengungguli perolehan poin Cristiano Ronaldo.
Lionel Messi memang lebih pantas daripada Cristiano Ronaldo mengingat kontribusi Lionel Messi terhadap Barcelona dalam meraih beberapa piala di Liga Spanyol, Liga Champion dan Piala Liga. Berbeda dengan Ronaldo yang masih ‘anak baru’ dan beradaptasi di Real Madrid, apalagi baru sembuh dari cedera.
Kalah Itu Perlu
Senin, 28 September 2009
Posted by apurie in sport
Hobi baruku saat ini adalah main game bergenre olahraga dengan memainkan permainan MotoGP dan game Winning Eleven. Rasa penasaran muncul ketika ingin memenangi beberapa pertandingan liga. Namun pada akhirnya rasa bosan melanda ketika setelah memainkan banyak pertandingan kemenangan selalu muncul. 3 poin penuh didapat di game Wiining Eleven dan 25 poin didapat saat menjadi yang pertama tiba di garis finish. Sepertinya saya butuh sesuatu yang baru bernama kekalahan.
Rekor tak terkalahkan Chelsea selama 6 pertandingan di awal musim Liga Utama Inggris 2009/2010 akhirnya terpatahkan di pertandingan ke-7. Sebuah kejutan tatkala yang menodai rekor kemenangan tesebut bukanlah MU, Arsenal ataupun Liverpool sebagai rival utama di big four. Adalah Wigan yang berhasil memberikan kekalahan pertama bagi asuhan Carlo Ancelotti tersebut, yang notabene Wigan adalah tim yang tak diperhitungkan untuk bisa mengalahkan tim sekelas Chelsea.
Pepatah ‘sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya bisa jatuh juga’ ternyata bukan hanya omong kosong, namun kekalahan ini membuktikan bahwa musim ini akan menjadi liga yang ketat. Tak ada yang sempurna, tak ada yang untouchable.
(terkadang saya sengaja kalah dengan lawan main, ketika musuh mulai mendekat baru ada semangat untuk ‘tancap gas’)